LPMP DIY GELAR ADVOKASI PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS UNTUK FASILITASI SEKOLAH DI DIY

Kalasan. Kamis (4/10) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) D.I. Yogyakarta menggelar kegiatan Advokasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) pada 120 sekolah jenjang Sekolah Dasar(SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) bertempat di Aula Besar Ki Hajar Dewantara.

Kegiatan advokasi merupakan kegiatan tindak lanjut dari kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan PTMT di 120 sekolah peserta kegiatan ini yang dilaksanakan pada tanggal 26 sampai dengan 29 November yang lalu. Kegiatan monev tersebut ditujukan untuk memonitoring dan mengevaluasi sejauh mana ke-120 sekolah tersebut patuh menyelenggarakan PTMT sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri.  Dari hasil monev, diperoleh informasi bahwa sebagian sekolah membutuhkan bimbingan lebih tentang teknis pelaksanaan PTMT dan advokasi terkait beberapa hambatan atau kendala yang dihadapi meliputi hal-hal berikut:

  • Penyiapan Warga Sekolah, meliputi komitmen dan kebiasaan New Normal
  • Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
  • Penguatan Pendidikan Karakter melalui PTMT dan PJJ (Hybrid Learning)
  • Mengawal Standar Operasional Prosedur (SOP) penyelenggaraan PTMT
  • Efektifitas Tim Satgas Covid19 pada Satuan Pendidikan.

Kegiatan advokasi didesain dalam bentuk Forum Berbagi Praktik Baik Satuan Pendidikan dalam Penyelenggaraan PTMT dan PJJ terkait solusi terhadap ke-5 hambatan atau kendala tersebut. Diharapkan melalui kegiatan ini sekolah dapat saling menginspirasi dan memotivasi penyelenggaraan PTMT-PJJ yang lebih baik dan efektif.

Kepala Dinas Dikpora Provinsi D.I. Yogyakarta, Didik Wardoyo, S.E., M.Pd., menyambut baik kegiatan advokasi ini. Saat memberikan pengarahan, Didik menekankan kembali kepada peserta tentang pentingnya sekolah menjaga kepatuhan Protokol Kesehatan (Prokes) saat penyelenggaraan PTMT. Hal ini penting mengingat pendidikan tidak bisa selamanya dilaksanakan dalam bentuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Dari Peta Mutu Pendidikan yang dilaksanakan LPMP DIY tahun 2020, dapat diketahui telah terjadi ‘learning loss’ yang harus segera diatasi, dan salah satu solusinya adalah melalui PTMT. Oleh karena itu, keberlangsungan PTMT sangat tergantung pada komitmen dan kepatuhan sekolah dalam mentaati SKB 4 menteri. Didik menekankan bahwa kegiatan advokasi sangat membantu dalam meningkatkan motivasi dan komitmen sekolah.

Kepala LPMP DIY, Minhajul Ngabidin, S.Pd., M.Si., pada kesempatan ini menyerahkan suvenir berupa Jurnal Pendidikan LPMP DIY dan Buku Kumpulan Best Practice Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi kepada 120 sekolah peserta kegiatan. Minhajul menyampaikan bahwa LPMP DIY siap melakukan inovasi layanan dan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk secara bersama merumuskan solusi terhadap kendala atau hambatan dalam penyelenggaraan pendidikan yang bermutu di wilayah D.I. Yogyakarta. Minhajul juga menyatakan bahwa Pendidikan sangat urgent selain kesehatan yang harus segera ditangani, oleh karena itu peran pendidik juga tidak kalah penting dengan peran dokter di masa pandemi ini.

Kegiatan Advokasi berjalan lancar dan diikuti dengan penuh semangat oleh peserta kegiatan. Menampilkan 3 (tiga) narasumber dari 3 (sekolah) yang berhasil melaksanakan Praktik Baik (Best Practice) yaitu: Dra. Yati Utami Purwaningsih, M.Pd., kepala sekolah SMA N 1 Sewon Bantul, yang menampilkan PTMT Model Hybrid Learning melalui Learning Management System (LMS), Dra. Y. Niken Sasanti, M.Pd., kepala sekolah SMP N 1 Yogyakarta yang menampilkan Pembelajaran Dua Moda dengan Penguatan Pendidikan Karakter dan Yuni Pratiwi, S.Pd., M.Pd., kepala sekolah SD N Percobaan 3 Pakem Sleman yang membagikan tentang Praktek Baik dalam Mengawal Komitmen dan Menyiapkan Warga Sekolah dalam Penyelenggaraan PTMT di jenjang Sekolah Dasar, peserta kegiatan sangat antusias dan berharap akan diselenggarakannya kegiatan serupa di masa yang akan datang sehingga sekolah mendapatkan forum berbagi yang dapat memotivasi dan menginspirasi penyelesaian hambatan atau kendala yang mereka hadapi saat memberikan layanan pendidikan. (Dwi/SI)

« of 13 »

Artikel Lain

Refleksi Untuk Meningkatkan Kualitas IKM pada Tahun Ajaran 2024/2025 di DIY

Yogyakarta – BPMP DIY menyelenggarakan kegiatan Refleksi Tahap 1 atas Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) pada …

Kolaborasi BPMP DIY dan PEMDA Untuk Wujudkan Pendidikan Bermutu di DIY

Yogyakarta – BPMP DIY menyelenggarakan kegiatan Program Manajemen Operasional (PMO), Kamis (20/6/2024) di Hotel Grand …