Diseminasi Pemanfaatan Data Dapodik

Data Pokok Pendidikan berdasarkan amanat Permendikbud nomor 79 tahun 2015 menjadi sumber data utama Kemendikbud Ristek dalam setiap kebijakannya dan program kerjanya. Hal ini mendorong BPMP DIY untuk melaksanakan kegiatan diseminasi pemanfaatan data Dapodik. Kegiatan berlangsung Rabu 23 November 2022 di Kampus BPMP DIY Tirtomartani Kalasan Sleman.

Kegiatan yang diikuti oleh unsur pejabat dan pengelola data Dinas Dikpora se-DIY dan Balai Dikmen se-DIY ini dibuka oleh Kepala BPMP DIY Eko Sumardi. Dalam sambutannya Eko Sumardi menekankan pentingnya Dapodik sebagai satu satunya data untuk kepentingan Pendidikan. Oleh sebab itu pihaknya mengajak seluruh satuan Pendidikan untuk selalu merawat dapodik dengan mengupdate secara rutin dengan data yang terverifikasi dengan benar.

Sementara itu Kepala Bidang Perencanaan Dinas Dikpora DIY R Suci Rohmadi menjelaskan bahwa sebagai sumber data utama maka Dapodik menjadi rujukan setiap program pemerintah baik DAK fisik, non fisik, tunjangan profesi guru , mutasi guru , dan sebagainya. Maka yang harus dibangun oleh sekolah dalam dapodik adalah kesadaran memperbaharui data. Hal ini perlu komitmen dari pimpinan sekolah dan jajaran manajemennya. Tidak boleh lagi ada pimpinan sekolah yang menganggap Dapodik sekedar sebagai urusan dari operator data sekolah. Suci mengingatkan bahwa tanggungjawab kebenaran data yang diisikan di Dapodik berada di pundak Kepala Sekolah, bukan di tangan operator sekolah.

Suci Rohmadi mengajak semua yang hadir sebagai wakil dari otoritas Pendidikan di daerahnya untuk mengawal sosialisasi ke semua kepala sekolah agar paham pentingnya data dapodik. Saat ini dapodik menjadi sumber data utama urusan Pendidikan, maka Suci menegaskan tidak ada lagi permintaan data dari kemdikbud kepada sekolah selain data dapodik. Maka jangan sampai Dapodik berisi data yang tidak terbarukan dan tidak valid.

Kepentingan Daerah

Menurut Suci Rohmadi Dapodik bukan hanya untuk kepentingan Kemdikbud Ristek saja. Dinas Pendidikan baik di Propinsi Kabupaten dan Kota juga perlu data di seluruh satuan pendidikan. Data Dapodik bagi Pemda itu penting dan dapat dimanfaatkan untuk perencanaan. Suci menegaskan bahwa perencanaan yang baik itu harus berbasis data mutakhir, valid, dan akuntabel.

Sebagai penanggung jawab perencanaan Pendidikan di DIY, Suci Rohmadi merasa sangat terbantu dengan adanya Dapodik. Sejauh ini Dapodik dapat menyajikan data yang baik dengan kriteria cepat, lengkap, mutakhir, akurat, dan akuntabel. Pihaknya menilai pengumpulan data dapodik cukup praktis, semua komponen data lengkap  ada di dapodik, datanya juga merupakan kondisi terkini karena ada pemutakhiran secara rutin, data dari sekolah juga relative sesuai kondisi apa adanya, serta dapat dipertanggungjawabkan karena ada mekanisme validasi dari kepala sekolah. Cakupan data Dapodik juga meliputi seluruh satuan Pendidikan dari Paud, Kesetaraan, Dikdas, dan Dikmen.

Kegiatan Diseminasi juga dilengkapi dengan pemaparan gambaran data Dapodik tahun 2022 oleh Teguh Sardiyono dari BPMP DIY. Selain itu kegiatan juga diisi dengan sesi refleksi yang difasilitasi oleh Tim Dapodik DIY Muhammad Rizki. Materi diakhiri dengan strategi pengumpulan data yang disampaikan oleh operator senior Yuni Suharno dari SMA Negeri 3 Yogyakarta. Strategi pengumpulan data ini perlu agar di tahun 2023 kualitas Data Dapodik dari semua satian Pendidikan di DIY berkualitas. (yudakurniawan/BPMP)

Artikel Lain

Refleksi Untuk Meningkatkan Kualitas IKM pada Tahun Ajaran 2024/2025 di DIY

Yogyakarta – BPMP DIY menyelenggarakan kegiatan Refleksi Tahap 1 atas Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) pada …

Kolaborasi BPMP DIY dan PEMDA Untuk Wujudkan Pendidikan Bermutu di DIY

Yogyakarta – BPMP DIY menyelenggarakan kegiatan Program Manajemen Operasional (PMO), Kamis (20/6/2024) di Hotel Grand …