BPMP DIY SIAP SUKSESKAN SURVEI PENILAIAN INTEGRITAS 2022

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menggelar survei penilaian integritas (SPI) tahun 2022 yang dilaksanakan secara serentak terhadap 98 kementerian/lembaga, 34 pemerintah provinsi, dan 508 pemerintah kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan dalam sosialisasi pengisian kuisioner SPI yang diselenggarakan oleh Kemdikbud dan Ristek secara daring pada Hari Jumat tanggal 22 Juli 2022.

Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan narasumber Bapak Teguh Nugroho dan Ibu Hateya dari KPK. Dijelaskan bahwa pada SPI 2022 KPK akan menyebarkan kuesioner kepada 2,5 – 3 juta orang responden, yang terdiri pegawai kementerian/lembaga/pemerintah daerah selaku responden internal, pengguna layanan selaku responden eksternal, serta responden ekspert. Harapannya, sebanyak 375 ribu responden secara daring akan mengisi dan mengirimkan jawaban kuesioner tersebut kepada KPK.

Proses ‘blasting’ kuesioner dari KPK digunakan dua metode, yakni secara ‘online’ melalui layanan email dan WhatsApp, serta alternatif ‘offline’ melalui survei tatap muka di beberapa daerah sampling yang masih mengalami hambatan koneksi internet. Narasumber yang mendapatkan kuesioner merupakan representasi dariseluruh populasi di berbagai kementerian/lembaga/pemerintah daerah. Time plan kegiatan SPI 2022 disajikan sebagai berikut :

Berdasarkan time plan di atas maka dari Bulan Juli hingga Oktober mendatang para responden internal dari BPMP DIY harus siap sewaktu-waktu diminta mengisi kuisioner SPI tahun 2022. Kasubag Umum BPMP DIY Mustari, M.Si berharap responden internalnya merespon dengan segera untuk mengisi kuisioner SPI 2022 dan mengirimkan jawabannya secara daring pada kesempatan pertama. Pada kegiatan SPI 2022 identitas maupun jawaban responden dijamin kerahasiaannya.

Narasumber Bapak Teguh menjelaskan bahwa secara kelembagaan apabila hasil survei nilai integritasnya bagus benefitnya dapat berpengaruh kepada remunerasi serta besaran PAGU anggaran satkernya. Sedangkan para responden dapat memperoleh benefit pribadi berupa kesempatan untuk “curcol” secara rahasia apabila selama ini merasakan di satkernya masih ada praktik yang tidak berintegritas.

Menurut Ibu Hateya, area yang akan diukur dalam SPI 2022, yaitu pengadaan barang dan jasa, integritas dalam pelaksanaan tugas, pengelolaan anggaran, transparansi, perdagangan pengaruh, pengelolaan sumber daya manusia, dan sosialisasi antikorupsi di tiap kementerian/lembaga/pemerintah daerah yang digambarkan sebagai berikut :

Pengguna layanan selaku responden eksternal akan digali informasi mengenai praktik budaya organisasi apakah selama ini melayani dengan berintegritas atau masih banyak praktik yang tidak baik. Sedangkan responden internal dan ekper akan digali informasi atas semua aspek dalam pengukuran SPI 2022.

KPK mengharapkan pada pengukuran SPI tahun 2022, skor indeks integritas yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi sesungguhnya dari satker yang diukur, sehingga secara efektif dapat memetakan risiko korupsi, menilai pengelolaan anggaran, dan memperbaiki sistem pencegahan korupsi yang dilakukan masing-masing kementerian/lembaga/pemerintah daerah. (yudhakurniawan/BPMP).

Artikel Lain

Pak Ery Mengungkap Kiat Sukses Sleman Meraih Anugerah Merdeka Belajar 2024

Sleman – Ery Widaryana, pria asli Bantul ini, Rabu (11/7/24) menyambut kunjungan tim Pubkom BPMP …

BPMP DIY Mendorong Aktivasi Akun belajar.id untuk Mendorong Percepatan Transformasi Pendidikan

Yogyakarta – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) DIY mengadvokasi percepatan aktivasi akun belajar.id sebagai bagian …