BPMP DIY SELENGGARAKAN PEMBINAAN PEGAWAI 2022 DI BATURADEN PURWOKERTO

Dalam rangka peningkatan kinerja, BPMP D.I.Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Pegawai selama 2 hari dari tanggal 18 sd 19 Mei 2022. Kegiatan di selenggarakan di Hotel Moro Seneng Baturaden Purwokerto, Banyumas.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai dalam bentuk Inbound dan Outbond. Kegiatan Inbound diisi oleh Dr. Ugung Dwi Ario Wibowo, M.si. dengan mengusung topik Bekerja Unggul. Pada kegiatan inbound ini, Ugung memaparkan tentang tips menjadi Pegawai Unggul dan Bekerja Unggul. Disampaikan bahwa untuk menjadi pegawai unggul, harus mencakup 5 aspek yaitu Kerja keras, Kerja Cerdas, Kerja selaras, Kerja Tuntas dan Kerja Ikhlas. Kerja Keras dilakukan dengan cara Cerdas Fisik, yaitu pegawai harus memperhatikan pola makan dan pola istirahat. Kerja Cerdas, pegawai harus Cerdas Inteligensi, yaitu dengan sering melakukan pelatihan dan belajar meningkatakan pengetahuan, Kerja Selaras, pegawai harus Cerdas emosional, yaitu pegawai harus padai mengelola emosi Marah, Sedih, Bahagia, Takut, Jijik, dan terkejut. Kerja Tuntas, pegawai harus Cerdas Adversity, yaitu pegawai harus mempunyai semangat juang dalam menghadapi tantangan pekerjaan. Dan Kerja ikhlas, pegawai harus cerdas spiritual, bahwa bekerja mengandung makna ibadah.

Drs. Eko Sumardi, M.Pd., kepala BPMP menyatakan dalam memberikan arahan bahwa mutu layanan BPMP dalam memfasilitasi Stakeholder Pendidikan di D.I. Yogyakarta, pegawai BPMP harus bisa menjalankan etos Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Selaras, Kerja Tuntas dan Kerja Ikhlas. Eko berharap teamwork yang solid dan etos kerja yang tepat dapat mengantarkan BPMP sebagai Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan yang unggul.

Artikel Lain

BPMP DIY Melaksanakan Advokasi Kebijakan Layanan Pendidikan Inklusif

Yogyakarta – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Daerah Istimewa Yogyakarta (BPMP DIY) melaksanakan kegiatan advokasi kebijakan …

Partisipasi Peserta Didik Non Formal di DIY untuk Menempuh Uji Kesetaraan Sangat Tinggi

Yogyakarta – Uji kesetaraan sebagai mekanisme untuk mengukur kemampuan peserta didik non formal, sehingga dapat …