BPMP DIY Jalin Koordinasi Penguatan Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan

Yogyakarta – Pendidikan jenjang usia dini dan SD kelas awal yang berkutat hanya pada kemampuan anak menguasai calistung adalah miskonsepsi yang harus diluruskan. Hal ini diungkapkan Kepala BPMP DIY Bambang Hadi Waluya dalam kegiatan koordinasi perubahan pembelajaran di jenjang PAUD dan SD, Kamis (04/04/24) di Kampus Kalasan. Kegiatan ini juga direlay secara daring dan diikuti unsur Dinas Pendidikan dan para mitra.

“Masih ada SD yang menerapkan tes calistung dalam seleksi peserta didik, bahkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kepada peserta didik baru dibebani tugas-tugas yang memberatkan,” jelasnya. Bambang mengingatkan, 3 mandat terkait transisi PAUD ke SD yang menyenangkan harus diwujudkan.

“Tes calistung saat PPDB SD harus ditiadakan, karena membentuk persepsi pada diri anak bahwa sekolah tidak menyenangkan,” ujarnya. Selain itu Bambang mengajak semua satuan Pendidikan melakukan MPLS yang menyenangkan.

Satuan pendididkan menurut Bambang harus kreatif sehingga dapat menyajikan pembelajaran yang menyenangkan. “Proses yang menyenangkan ini akan mengoptimalkan stimulasi tumbuh kembang anak yang menekankan pada penguatan enam  kemampuan fondasi,“ jelasnya.

Bambang berharap kegiatan ini dapat menndorong perubahan pembelajaran yang ramah anak secara lebih massif. Oleh karena itu, pihaknya ingin menjadi mitra berdiskusi, bekerjasma, dan berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan pendidikan di DIY.

“Kita berkolaborasi melangkah secara simultan dalam rangka memajukan mutu pendidikan DIY yang sudah dikenal di kancah nasional sebagai Kota Pendidikan,“ tandasnya. Agenda diskusi diawali penguatan kapasitas peserta dengan materi Perubahan Pembelajaran Transisi Paud ke SD Yang Menyenangkan dengan narasumber Oktavika Dwi Saputri, Lead workstream 3 Inovasi Pembelajaran Direktorat Paud.

Oktavika menjelaskan urgensi menanamkan paradigma belajar yang positif dan menyenangkan kepada anak sejak dini agar kelak mereka mampu menjadi pembelajar sepanjang hayat. “Kementrian telah membuat beberapa kebijakan penyelarasan transisi dari jenjang PAUD ke SD baik materi pembelajaran dan mekanisme asesmen, hingga pelaporan hasil belajar peserta didik,“ jelasnya.

Kegiatan diakhiri dengan sosialisasi mekanisme pendampingan oleh BPMP DIY dalam gerakan transisi PAUD – SD. Sosialisasi juga mencakup pemetaan kebutuhan fasilitasi penguatan kapasitas bagi Pengawas dan Penilik yang nantinya akan menjadi garda depan dalam penjaminan mutu. (Dwi/Timja 1)

Artikel Lain

Pak Ery Mengungkap Kiat Sukses Sleman Meraih Anugerah Merdeka Belajar 2024

Sleman – Ery Widaryana, pria asli Bantul ini, Rabu (11/7/24) menyambut kunjungan tim Pubkom BPMP …

BPMP DIY Mendorong Aktivasi Akun belajar.id untuk Mendorong Percepatan Transformasi Pendidikan

Yogyakarta – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) DIY mengadvokasi percepatan aktivasi akun belajar.id sebagai bagian …