Advokasi Pemda dan Satuan Pendidikan Terkait ARKAS 4 BOP sebagai Upaya Menyelesaikan Permasalahan Pengelolaan Dana BOSP

Yogyakarta, (Kamis, 6 Juni 2024) BPMP DIY menyelenggarakan kegiatan Advokasi Pemda dan Satuan Pendidikan Terkait ARKAS 4 BOP di Hotel Grand Rohan, Banguntapan, Bantul. Joko Santoso, SE., M.M menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan mengingat pada tahun anggaran 2024 ini terdapat 90 satuan pendidikan PAUD dan kesetaraan sebagai penerima baru dana BOSP. Lebih lanjut Joko menyatakan kegiatan ini salah satunya bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan komitmen satuan PAUD dan kesetaraan, serta tenaga kependidikan pada pemerintah daerah kabupaten/kota tentang penggunaan aplikasi ARKAS 4 BOP.

Kegiatan dibuka oleh Basri Hananta, M.Pd. mewakili Kepala BPMP DIY dan didampingi Supardi, S.Pd., M.M., Kabid PAUD dan PNF Dinas Dikpora Kabupaten Bantul. Dalam sambutannya Basri menyampaikan bahwa BPMP DIY berkomitmen untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan satuan pendidikan untuk menyukseskan program-program terkait dana transfer daerah. Provinsi DIY dengan segala potensi yang dimiliki diharapkan dapat lebih maksimal dalam pengelolaan dana BOSP. Namun demikian provinsi DIY juga masih dihadapkan dengan beberapa tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana seperti komputer dan koneksi internet. Terkait dengan hal tersebut BPMP DIY memandang kegiatan advokasi ini menjadi penting dan mendesak.

Pada sesi awal, materi Basri Hananta, M.Pd. menyampaikan progress pelaporan dana BOSP tahap 1, persiapan penyaluran dana BOSP tahap 2, data satuan pendidikan yang menggunakan SIPLah, serta sosialisasi program Sobat Inspirasi ARKAS (SIAR). Sesi materi dilanjutkan oleh Supardi, S.Pd., M.M. yang menyampaikan Strategi optimalisasi dan tata kelola BOP. Sementara itu, nara sumber ketiga, Anis Ambarwati, menyampaikan materi penatausahaan belanja melalui SIPLah. Pada sesi materi ini lebih banyak diwarnai dengan diskusi dan berbagi pengalaman antar kab/kota tentang permasalahan yang ada beserta solusinya.

Kegiatan diakhiri dengan penyusunan rencana tindak lanjut. Peserta dari tiap-tiap kabupaten/kota berdiskusi untuk mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang masih ada, strategi penyelesaian masalah, serta rencana waktu penyelesaian masalah.

Menutup kegiatan ini Retno Wijayanti, S.Psi, Psi, M.Pd., Kasubbag Umum BPMP DIY, memberikan penguatan dan pengarahan. Retno mengapresiasi kerja sama yang selama ini sudah terjalin dengan baik antara BPMP DIY dengan pemerintah daerah dalam mendampingi satuan pendidikan, khususnya dalam penggunaan ARKAS 4. Kolaborasi ini perlu terus menerus dilakukan sehingga semua satuan PAUD dapat menggunakan ARKAS 4 dengan baik. Mengakhiri pengarahannya Retno mengajak  untuk berpartisipasi dalam program Sobat Inspirasi ARKAS (SIAR).

Artikel Lain

Pak Ery Mengungkap Kiat Sukses Sleman Meraih Anugerah Merdeka Belajar 2024

Sleman – Ery Widaryana, pria asli Bantul ini, Rabu (11/7/24) menyambut kunjungan tim Pubkom BPMP …

BPMP DIY Mendorong Aktivasi Akun belajar.id untuk Mendorong Percepatan Transformasi Pendidikan

Yogyakarta – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) DIY mengadvokasi percepatan aktivasi akun belajar.id sebagai bagian …